CURAHAN HATI DARI SEBERANG LAUTAN
Keterlibatan saya dalam Pengerjaan Video Tahunan 18 sebenarnya bisa dibilang dadakan. Saya bukan seorang expert dalam bidang perfilman, permusikan atau seni secara umum. Saya hanya seorang pecinta, atau bahkan penggila film lebih tepatnya, seorang penyuka musik, pendengar produk-produk musik dan seorang melankolis yang membuat kesan dari gambar-gambar yang bergerak diiringi musik menjadi sesuatu yang spesial untuk diri saya sendiri.
Dari ajakan awal mengembangkan naskah “Mozaik 18“, saya malah secara gak sengaja ikut terjun ke dalam rekaman ‘amatir’ (tapi bukan amatiran) de Portablus dalam sebuah lagu karya Anindya Kirana Sidharta (Aci) “Di Penghujung Waktu”, yang menjadi musik latar video tahunan “Mozaik 18″. Buat saya secara pribadi, ikut mengembangkan naskah bersama sang sutradara, Aci sudah merupakan satu hal istimewa tersendiri.
Percaya gak percaya, video tahunan itu (di mata saya) bisa menjadi satu penghubung batin satu sama lain orang-orang yang menjadi pemain di dalamnya, terlebih kami-kami yang menjalani proses pembuatannya, terlepas dari besar kecilnya kontribusi tiap kru yang berbeda-beda. Ikut berperan dalam pembuatan sebuah “Mozaik” dari serpihan-serpihan kenangan angkatan 18 kolese Gonzaga, tempat di mana saya, mereka, kami bergejolak dan mencoba bertumbuh dewasa di masa itu, adalah sebuah pengalaman hidup yang sangat emosional dan menyenangkan untuk saya.
Secara khusus, sejenak perhatian tercurah ke “Di Penghujung Waktu”. Lagu yang bagi saya menutup pemutaran perdana Mozaik 18 di malam Graduation itu dengan indah. Lagu yang dibuat dengan semangat ’45 dengan fasilitas apa adanya/adanya apa. Lagu yang sampai sekarang masih membuat saya galau nan haru saat mendengarnya. Sebuah lagu yang jujur aja membuat saya bangga dengan kalian-kalian yang ikut berjuang mewujudkannya, dan semua pihak yang terlibat dalam penggarapan Video Tahunan “Mozaik 18“.
Satu tembang dari De Portablus yang akan selalu membuat saya menyimpan indahnya hari-hari indah penuh canda-tawa dalam kenangan..
Menulis sambil ditemani “Di Penghujung Waktu“ sambil mengingat…
De Portablus:
RIO yang kehabisan suara setelah take lebih dari 7x…
RENDY dan GREG yang kelabakan berusaha memenuhi keinginan sang pencipta lagu, hehe,
APE yang harus rekaman di “ruang kontrol“ sementara kami mulai mengantuk,
RIANDY yang harus mengulangi routine drumming yang sama berulang-ulang kali, gak kebayang capeknya kayak apa,
ACI yang harus berada di dua tempat di waktu yang bersamaan, rekaman, editing, dan kawan-kawan,
SAYA yang sama Ignaz gak sengaja menemukan melodi interlude tengah malam setelah semua tepar,
IGNAZ yang gak sengaja menyalakan efek distorsi gitar di saat semua tepar beberapa saat sebelum kami merancang melodi interlude,
JAWA yang dengan penuh kesabaran nongkrongin Nuendo-nya…
dan…
Pelukan KAMI di malam Graduation Angkatan 18 Kolese Gonzaga selepas pemutaran perdana “Mozaik 18“
“Semua itu tlah berlalu namun indahnya kan tersisa, dan abadi selamanya di dalam kenangan..“
Aug 29, 2009
Aug 4, 2009
Welcome August,
"Goodbye July cs"
Last month, I got quasi the worst exam in my life, I wasn’t able to do anything, to feel anything, to do something about it, I thought I was going to flunk
The next week after the freaking exam, I finally knew that I’ve passed the exam, well not only that, I got the grade I wanted, even more, they were more than I expected
The next week after the grade issued, I finally found out that I didn’t have any money to live for the next few months, It wasn’t even enough to pay the rent that month..
The next week, I checked out on a low budget house in the place I want to study for the next 3 years. There I found myself in a very uncomfortable, yet annoying four walls I’ve ever seen. It was even too expensive for a low budget home..
The next day, I called my boss from the work place, inquiring a job for this summer, I thought I’m gon’na need some cash, right? And he said, “Well, I’m glad you called, but I’m not sure if it’s going to click this time.”
Now? I’m still holding my breath, waiting for the admission from the university, broke, no money, no future home, no plan, no job.
Is it that bad??
Kidding me? This is a life, hey,
IT’S MY LIFE..
It’s all right, you know..
It’s just n “x” of my big equation, and I ain’t going down with these, there are more awful things in this world, but these aren’t. It’s just a phase I have to live it.
I cherish this moment, for I’ll have something to tell my kids how Daddy survived the jungle.
And I thank God I can still smile in the darkest time.
Cos’ there’s always a light at the end of the tunnel..
Last month, I got quasi the worst exam in my life, I wasn’t able to do anything, to feel anything, to do something about it, I thought I was going to flunk
The next week after the freaking exam, I finally knew that I’ve passed the exam, well not only that, I got the grade I wanted, even more, they were more than I expected
The next week after the grade issued, I finally found out that I didn’t have any money to live for the next few months, It wasn’t even enough to pay the rent that month..
The next week, I checked out on a low budget house in the place I want to study for the next 3 years. There I found myself in a very uncomfortable, yet annoying four walls I’ve ever seen. It was even too expensive for a low budget home..
The next day, I called my boss from the work place, inquiring a job for this summer, I thought I’m gon’na need some cash, right? And he said, “Well, I’m glad you called, but I’m not sure if it’s going to click this time.”
Now? I’m still holding my breath, waiting for the admission from the university, broke, no money, no future home, no plan, no job.
Is it that bad??
Kidding me? This is a life, hey,
IT’S MY LIFE..
It’s all right, you know..
It’s just n “x” of my big equation, and I ain’t going down with these, there are more awful things in this world, but these aren’t. It’s just a phase I have to live it.
I cherish this moment, for I’ll have something to tell my kids how Daddy survived the jungle.
And I thank God I can still smile in the darkest time.
Cos’ there’s always a light at the end of the tunnel..
Jun 25, 2009
The Prayer
Oh God, help me, I'm down on bended knee.
All I need is myself by the time i need it the most,
Tomorrow, the whole 8 days after Sunday, 7th July and the following days..
I couldn't understand or figure out how things work, and I don't really care..
I know it's a test for me U'r running.. But it seems too much lately..
I just wan'na be fit, prepared and confident for D-Day
The strength I possess is to shy to show, and I'm too weak to realize it..
The courage I have is way to deep to be brought up..
The soldier inside me is wounded
and I don't have any idea how am I able to put him back on his feet..
Oh Lord, help me, I'm standing shaking, I don't know what to do..
All I need is the serenity to accept the things I cannot change..
courage to change the things I can..
and wisdom to know the difference..
Let me know, let me be wise..
Let me do everything's right..
Let me fulfill my destiny with all the power I have in You..
Let me get through this darkness to see the light at the end of the tunnel..
Let me be prepared to say let it be..
And trust with all the confidence I have left, in YOU..
Amin.
All I need is myself by the time i need it the most,
Tomorrow, the whole 8 days after Sunday, 7th July and the following days..
I couldn't understand or figure out how things work, and I don't really care..
I know it's a test for me U'r running.. But it seems too much lately..
I just wan'na be fit, prepared and confident for D-Day
The strength I possess is to shy to show, and I'm too weak to realize it..
The courage I have is way to deep to be brought up..
The soldier inside me is wounded
and I don't have any idea how am I able to put him back on his feet..
Oh Lord, help me, I'm standing shaking, I don't know what to do..
All I need is the serenity to accept the things I cannot change..
courage to change the things I can..
and wisdom to know the difference..
Let me know, let me be wise..
Let me do everything's right..
Let me fulfill my destiny with all the power I have in You..
Let me get through this darkness to see the light at the end of the tunnel..
Let me be prepared to say let it be..
And trust with all the confidence I have left, in YOU..
Amin.
Jun 18, 2009
Kecupuan Emosi
Rinduku pada masa lalu, di saat semua memungkinkanku untuk tidak menangis dan tersudut di saat jalanku mulai lemah, bebanku mulai berat dan hatiku mulai lelah. Tanpa arah, tanpa rasa, tanpa cinta, tanpa batas.
Jun 16, 2009
My Breaking Point
Lebih baik "Perjuangan tanpa akhir" daripada "Akhir tanpa perjuangan"..
Zufällig hab ich das im Facebook geschrieben.
Berapa kali gwe mencoba menghibur diri dan tetap menyalakan semangat gwe selama tiga-empat minggu ke depan. Gak kerasa, waktu yang gwe tunggu-tunggu selama setahun belakangan akan terjadi dalam 3 minggu. Satu kesempatan, dengan nyawa kedua gwe untuk menyelesaikan semua yang telah gwe mulai dan jalani, untuk sebagian kecil saja dari perjalanan besar dan panjang gwe.
Sedikit menggelitik dan menyentuh gwe, bagaimana tulisan iseng gwe yang gwe post itu ikut menyentuh beberapa orang yang ternyata peduli, concern dan ikut memikirkan gwe lewat comment dan "like"nya di facebook. Selama ini, konsep I stand alone dalam arti positif dan negatif masih sangat gwe pegang erat. Bukan lantaran gwe sebatang kara menghadapi apa yang harus gwe hadapi, i do have friends, i do got people i love.. melainkan karena gwe sedikit banyak tidak mau tergantung, terikat dan akhirnya terlena pada orang-orang yang menyisakan satu tempat dalam hidup mereka untuk memperhatikan gwe dan memberikan semangat untuk gwe. For God sake, they have their own life with its own obstacles, right? I just don't wan'na be pleasured while they're breaking down, unconciously exhausted because they're taking care of me all the time. And yet, I still do, stand alone facing all the thruth of my life.
Ujian? Mau berapa kali lagi ditulis, dipikirkan dan dijadikan bahan curhat colongan gwe?
Selamanya, ujian adalah momok menakutkan yang sangat menyita perhatian, waktu, energi dan kali ini emosi gwe. Dan sampai sekarang, gwe masih belum punya cara yang sehat "untuk menghadapi ujian dengan cara yang sehat". Ujian memang tetap satu warna dalam hidup yang harus dilewati tanpa pilihan. Satu bukti konkret dari pepatah "Point of No Return" atau "3 Hari Untuk Selamanya" (Refer to three days of damn FSP). Tapi, yah.. the hell.. Ich halte durch..
Anyway..
Beberapa hari yang lalu, gwe melihat banyak postingan foto baru dari teman-teman angkatan 20 Kolese Gonzaga yang baru menyelesaikan SMA nya. Sejenak gwe termenung, berkali-kali gwe memandangi foto dan wajah-wajah bahagia mereka dan mengingat gwe memakai toga itu 2 tahun yang lalu. Masa-masa saat gwe memulai perjalanan yang saat ini gwe lakoni secara batin dan fisik secara perlahan. Masa-masa melankolis dan berapi-api gwe, dimana gwe berjanji untuk menjadi seseorang dalam hidup gwe, untuk gwe dan orang lain. masa-masa yang saat ini gwe tanggapi dengan "Sang, ini saatnya! Ayo, Lakukan, You've walked this far!!!"
Sadar gak sadar, hal itu memotivasi gwe untuk meneruskan apa yang telah gwe mulai 2 tahun yang lalu, tepatnya, menyelesaikan apa yang telah gwe mulai, at least, sampai check point berikutnya. Perjalanan gwe masih panjang, masih akan lebih sulit, lebih menantang dan lebih berwarna.
Dan lalu,UJIAN hanya akan selalu menjadi sebuah "x" kecil dari rangkaian persamaan kuadrat dalam hidup gwe. Itu mudah, itu bisa dikerjakan, pasti bisa gwe lewati, dan akan berakhir indah (trösten mode on).
I got not much left to say, yang pasti, Gwe pasti akan dan bisa melewati ujian gwe, Ich verspreche euch, Ich geb mein Bestes!Und zwar... Ich tue es mir zuliebe xp..
Perjuangan gwe sudah di mulai awal Maret tahun lalu, Gwe hanya harus melanjutkan dan berjuang sedikit lebih mati-matian, lebih yakin dan confidence, melupakan semua jatuh bangun dan hasil buruk yang pernah gwe capai. Niscaya semua akan baik-baik saja. And like I said before, gwe pasti akan berjuang mati-matian tanpa akhir, Insya Allah. Lebih baik perjuangan tanpa akhir, daripada akhir tanpa perjuangan..
means.. Doing my very best to avoid the worst
I will get there somehow.. And I won't let anyone down, specially MY SELF..:)
Zufällig hab ich das im Facebook geschrieben.
Berapa kali gwe mencoba menghibur diri dan tetap menyalakan semangat gwe selama tiga-empat minggu ke depan. Gak kerasa, waktu yang gwe tunggu-tunggu selama setahun belakangan akan terjadi dalam 3 minggu. Satu kesempatan, dengan nyawa kedua gwe untuk menyelesaikan semua yang telah gwe mulai dan jalani, untuk sebagian kecil saja dari perjalanan besar dan panjang gwe.
Sedikit menggelitik dan menyentuh gwe, bagaimana tulisan iseng gwe yang gwe post itu ikut menyentuh beberapa orang yang ternyata peduli, concern dan ikut memikirkan gwe lewat comment dan "like"nya di facebook. Selama ini, konsep I stand alone dalam arti positif dan negatif masih sangat gwe pegang erat. Bukan lantaran gwe sebatang kara menghadapi apa yang harus gwe hadapi, i do have friends, i do got people i love.. melainkan karena gwe sedikit banyak tidak mau tergantung, terikat dan akhirnya terlena pada orang-orang yang menyisakan satu tempat dalam hidup mereka untuk memperhatikan gwe dan memberikan semangat untuk gwe. For God sake, they have their own life with its own obstacles, right? I just don't wan'na be pleasured while they're breaking down, unconciously exhausted because they're taking care of me all the time. And yet, I still do, stand alone facing all the thruth of my life.
Ujian? Mau berapa kali lagi ditulis, dipikirkan dan dijadikan bahan curhat colongan gwe?
Selamanya, ujian adalah momok menakutkan yang sangat menyita perhatian, waktu, energi dan kali ini emosi gwe. Dan sampai sekarang, gwe masih belum punya cara yang sehat "untuk menghadapi ujian dengan cara yang sehat". Ujian memang tetap satu warna dalam hidup yang harus dilewati tanpa pilihan. Satu bukti konkret dari pepatah "Point of No Return" atau "3 Hari Untuk Selamanya" (Refer to three days of damn FSP). Tapi, yah.. the hell.. Ich halte durch..
Anyway..
Beberapa hari yang lalu, gwe melihat banyak postingan foto baru dari teman-teman angkatan 20 Kolese Gonzaga yang baru menyelesaikan SMA nya. Sejenak gwe termenung, berkali-kali gwe memandangi foto dan wajah-wajah bahagia mereka dan mengingat gwe memakai toga itu 2 tahun yang lalu. Masa-masa saat gwe memulai perjalanan yang saat ini gwe lakoni secara batin dan fisik secara perlahan. Masa-masa melankolis dan berapi-api gwe, dimana gwe berjanji untuk menjadi seseorang dalam hidup gwe, untuk gwe dan orang lain. masa-masa yang saat ini gwe tanggapi dengan "Sang, ini saatnya! Ayo, Lakukan, You've walked this far!!!"
Sadar gak sadar, hal itu memotivasi gwe untuk meneruskan apa yang telah gwe mulai 2 tahun yang lalu, tepatnya, menyelesaikan apa yang telah gwe mulai, at least, sampai check point berikutnya. Perjalanan gwe masih panjang, masih akan lebih sulit, lebih menantang dan lebih berwarna.
Dan lalu,UJIAN hanya akan selalu menjadi sebuah "x" kecil dari rangkaian persamaan kuadrat dalam hidup gwe. Itu mudah, itu bisa dikerjakan, pasti bisa gwe lewati, dan akan berakhir indah (trösten mode on).
I got not much left to say, yang pasti, Gwe pasti akan dan bisa melewati ujian gwe, Ich verspreche euch, Ich geb mein Bestes!Und zwar... Ich tue es mir zuliebe xp..
Perjuangan gwe sudah di mulai awal Maret tahun lalu, Gwe hanya harus melanjutkan dan berjuang sedikit lebih mati-matian, lebih yakin dan confidence, melupakan semua jatuh bangun dan hasil buruk yang pernah gwe capai. Niscaya semua akan baik-baik saja. And like I said before, gwe pasti akan berjuang mati-matian tanpa akhir, Insya Allah. Lebih baik perjuangan tanpa akhir, daripada akhir tanpa perjuangan..
means.. Doing my very best to avoid the worst
I will get there somehow.. And I won't let anyone down, specially MY SELF..:)
Posted in:
Abstract,
Curhat,
melancholic,
Sharing
Subscribe to:
Posts (Atom)

