Dec 13, 2008

Love + Surprise + Rose = { }

I can't understand the way sacrifices, surprises and love affecting a relationship. Sometimes, it looks like the only thing that bring a big wide smile in a life of two. But it appears to be, it's not really "it" what you expect from "the someone" to be shown as a reaction for a combination from love, sacrifices and surprises. Then, What you can do is your choice really.. You can just sit there quietly, thinking of how dumb you are, how much time you've wasted working on that, how much dream you had about the reaction you expected and wondering if there's something else more interesting which is better than what you did. Or... you can just sit there with a big wide smile, and say to yourself that you've done something nice for someone. Although it's not something they respect or even cherish.. You're still be proud that you have the courage to do something for someone.

It's not a big deal if you do it for just someone in your life. But it'll last forever hurt in your mind, if you do it for someone who has an important meaning and role in your life. Someone whom you would always expect to make you smile, specially on a surprise-things-situation, even if it wasn't a red blooming rose, although it's just a piece a paper, written... "happy birthday", or just a simple "hi!".

anyway.. i'm still questioning the power of roses..

Nov 4, 2008














I miss the sound and i miss the voice,
I miss the noise and the crowd,
I miss it no matter what..
but i missed it..
sekali lagi ya mood ujian agak di obok-obok. Fyi, susah loh mendapatkan suatu keadaan netral di kepala di mana memungkinkan dimasukkan bahan-bahan yang aneh-aneh. Atau tidur yang nyenyak tanpa insomnia atau, senyum setiap hari menyongsong hari di depan mata...(halah!) yah tapi begitu nyatanya..sulit terwujud. Semoga esok lebih baik. ah taik! hahaha..

Nov 3, 2008

Penyegaran Rohani di Kafetaria

Seberapa besar kira-kira kemungkinan seorang bayi lahir tanpa cacat sedikitpun? Betapa saya sangat takjub nan-amazed ketika melihat 2 adik kecil saya yang mungil, beberapa jam setelah mereka dilahirkan. Dan betapa bahagianya saya melihat mereka sekarang beranjak besar, rasanya, segala kekesalan saya terhadap mereka, segala kegalakan, marah-marah, pukulan, cubitan hukuman saking kesalnya melihat kelakuan nakal bocah mereka, sekarang saya sesali. Dan setiap kali saya menyakiti mereka, saya selalu mengingatnya, dan hampir setiap kali saya mengingatnya, saya menangis, minta ampun, akankah mereka memaafkan saya.. Kalau saya boleh mengulang masa lalu bersama mereka, saat kami bersama, tidak terpisah jarak dan waktu, tidur dalam satu kamar, bangun dan tidur bersama.. Well, I'll be...

Ngomong-ngomong, Hari ini, saya memaksa membawa badan saya yang ekstra lelah- agak sedikit flu, sakit-wintersyndrome - ke kafetaria bersama beberapa teman untuk belajar. Diantara teman-teman, ada seorang yang memiliki cacat di wajahnya (agak sedikit asimetris, kurang proporsional dibagian mulut). Entah siapa yang memulai dan apa yang menyulut, tapi curhat itu terjadi saja, dia bercerita bagaimana sebuah penyakit entah apa itu saya kurang menyimak, membuatnya menjadi demikian. Yang benar-benar saya simak adalah ketika dia berkata demikian, "Dokter itu, menyarankan saya untuk operasi, dan saya tahu meskipun saya masih berusia 6 tahun, bahwa itu akan memberatkan orang tua saya, apalah yang bisa saya lakukan selain menangis kala itu. Saya tahu mereka ingin yang terbaik untuk saya, tapi, operasi rasanya bukan jadi hal yang sreg untuk saya. Lalu, ketika tiba saat saya memutuskan, saya mengatakan tidak! Dan lihatlah, saya masih bisa berbicara, ngobrol dengan kalian, bersenang-senang seperti kawan yang lain, melakukan segalanya, melewati masa muda saya dengan gembira.. Dan saya sungguh bersyukur ketika saya melihat orang-orang lain dengan "kekurangan" lain yang lebih parah. Mereka yang tidak bisa melihat, berbicara, mendengar, mereka dengan cacat tubuh.. bagi saya, sungguh, cacat saya tidak ada apa-apanya. Saya bersyukur dengan keadaan saya bahkan sekarang..."

Refleks, saya melihat kedua tangan saya..Astaga.. Sungguh manja gwe.. Tuhan memberi banyak hal, segalanya.. dan memang segalanya bahkan ekstra untuk saya. Dan masih saja kadang-kadang saya mengeluh. Saya berpikir seketika, bagaimana mereka dengan cacat tubuh, cacat mental bahkan.. bagaimana teman saya itu... Dapat melewati hari demi hari. Luar biasa. Lima jempol untuk mereka! Tidak ada mungkin orang yang lebih menghargai hidup dari mereka. Dan sudah saatnya saya menyadari segala kelebihan saya dan mulai memperbaiki kekurangan saya.

Sesampainya di rumah saya terdiam sejenak, berpikir, betapa dianugerahinya saya, betapa adik-adikku memiliki kelebihan. Dan.. saya benar-benar mati kata kali ini, tidak ada lagi yang bisa saya katakan atau pikirkan, hanya kata-kata "ckckckck... ya ampun... wihh.. ckckck... gila ya... ya Tuhan... hhmm..." berputar-putar, berulang-ulang di kepala...Sebuah pukulan yang telak di muka saya nampaknya. Seperti dibangunkan dari tidur dan disadarkan dari segala ketidaksadaran tentang sebuah anugerah yang luar biasa dalam hidup saya.. Terima kasih banyak!!!

Dan begitulah hari yang melelahkan ini sedikit diwarnai sebuah penyegaran rohani untuk saya.

Dan..ehem.. penyegaran rohani berikutnya datang kira-kira pukul 6, setelah saya berhasil memenuhi "ngidam" saya makan nasi goreng ikan asin, saya ditelepon Karin. Haha. Benar-benar tidak terbayangkan dia bisa menelepon tiba-tiba. Tapi yah, dia memang tidak bisa ditebak. Setidaknya, hal itu membuat saya tersenyum lebar hari ini. Semoga, senyum ini bertahan hinga esok dan esok dan seterusnya... Khususnya minggu depan... Klausur menunggu... Bantai!!!=)

Nov 1, 2008

November Ceria

Hari yang indah di bulan November, kelihatannya, matahari sudah tahu kami menginginkan sedikit panas di antara hari-hari yang menggigil.Matahari bersinar paling indah hari ini, sejauh ini, dan tak ada hari yang lebih indah dari hari ini di bulan Oktober. Setelah hari yang agak melelahkan kemarin, dengan "bodohnya" saya membersihkan kamar, merombak posisi-posisi benda-benda dan menyikat kamar mandi, hari berakhir seperti biasa, dengan gelap di pukul lima. Musim yang benar-benar suram, memaksa meningkatkan animo belajar masyarakat, karena, mau apa lagi kalau sudah gelap? Dingin dan seperti biasa, aroma kesepian dan kesendirian selalu menemani di malam hari (halah..), tapi, pagi ini, wah, saya takjub melihat matahari dan kicauan burung yang terdengar merdu sekali, refleks, saya membuka jendela lebar-lebar dan membiarkan cahaya matahari menghangatkan kulit saya, meskipun, udara cukup dingin, yah seperti di puncak lah..hehe.. Selamat datang November! Saya mencium semangat di bulan ini..

Anyway, November, tak terlalu berbeda dari bulan Mei atau Juli. (accept for the damn weather..) Ujian! Nah.. Minggu depan, adalah minggu klausur, dan sejujurnya, saya belakangan ini tidak terlalu optimis akan hasil yang optimal. Well, sakit aneh-aneh yang gak berkesudahan, kesalahan-kesalahan bodoh di tes-tes sebelumnya, bahan-bahan yang cukup banyak dalam bahasa yang tidak saya mengerti, udara dingin yang tidak mempedulikan niat saya belajar dan gizi dari hari ke hari yang makin berkurang, saya jadi jarang masak, semenjak pulang sore terus.

Tiba-tiba, hal itu sedkit berubah, ketika seseorang yang saya kenal berkata "2 minggu lagi, aku mau denger kamu udah siap untuk ujian itu...". Seketika, saya langsung berpikir, wah! tinggal 2 minggu loh, lalu saya jadi tiba-tiba panas.Kata-kata itu seperti fire starter. Gak tanggung-tanggung, malamnya saya langsung mengajak seorang teman dan belajar di cafetaria. Hahaha..Aneh bukan? kata-kata yang mudah diucapkan, tapi penangkapan saya membuat seluruh bagian tubuh jiwa saya terbangun seperti halnya weker yang mengingatkan "ujian woi.ujian ntar lagi!"

dan tak ada hal lain yang mendapatkan tempat paling besar bagi saya di bulan ini. Ujian ini menentukan dan saya harus bisa dan pasti (amin) melewatinya. Quote legendaris bokap aye.. Belajar itu harusnya bisa dan sangat mudah dilakukan!! Ujian juga, wong, tinggal ngalahin buku aja kok..hahahah.. maksudnya baik kok..hehe...Anyway, So help me God.

Hmm.. Oktober memang sedikit mengaduk-aduk mood, akibat faktor-faktor x yang ada-ada aja. dan sepertinya saatnya melupakan itu dan mengganti lembaran baru ke halaman yang baru di mana keindahannya memang benar-benar dikendalikan sang penulis. Nobody should mess with my mood this month, ujian nyett...hakhakhak....

sedikit hal yang menghibur dan membantu saya melewati hari-hari belakangan ini, terutama ketika ass hole's day datang, dan rasanya rangkaian hari-hari ke depan terasa buruk. Beberapa minggu yang lalu saya nonton kung fu panda. Well, agak kurang up date memang, tapi yang penting udah nonton!haha. Ada satu quote yang saya akhirnya tulis dan tempel di pintu kamar mandi, tempat pertama kali yang saya datangi setiap pagi, dan setiap hari otomatis saya lihat. "Yesterday is history, tomorrow is mistery, and today is a gift, that's why we called it PRESENT..." Makes me wan'na say, whatever happen, just give your best shot for today, and make today the best day you could have while tomorrow is another day..and you'll never know what's in the box.XD

Welcome again to November, and it shouldn't be a "November Rain"... so don't you cry tonight..(GnR)...

Oct 26, 2008

They ain't heavy, They're my brothers

Hey, Guys, how are you? Miss you guys already.. How big are you now? Have you talked? Wow that’s awesome.. The last time I saw one of you, he can’t barely walk. Hihi..

Hey, listen, when this all over, We’ll go to Toy’s R’ Us, then we’ll buy so many toys we can bring, how’s that? Then we’ll see fish in the sea world, having Mc donalds for our lunch, taking happy-meals and play them along the way home, at home? What’ll we do? We’ll play ship in my bed, then we’ll watch toy story all over and over again, okay? Anyway, have you guys been to Disneyland? We’ll go there, okay? It’ll be fun, I promise you guys. And then we’ll play snow and ice on winter, we’ll go to the liberty statue that you guys always taked about, or, we can go to Hawaii, we’ll swim on the beach.. Won’t it be fun?

Oh right! boy, I can’t wait having Christmas with you guys! I’ll make another cave and stables like the one we made together few years ago. This time, we’ll put all the toys there, okay? then, we’ll wake up the next day, we’ll make the Christmas tree, and this time, I’ll let you guys decorate it. I promise =). Then, after we go to church, we’ll eat in a fancy restaurant, we’ll take grandma with, and we’ll sleep on Christmas Eve together, I’ll read you guys a bed time stories about Christmas and Santa Claus! You guys believe that he’s real right?

Anyway, have you think something about our journey guys? I really have no idea right now, Day by day, I seems to be so lonely, I miss you guys a lot and I can’t not thinking about home. I’m waiting for August every day, the time I can see you guys again. But, hey, it’s not even December yet. hehe. I can only face it and conquer it, if it’s a long path, it’ll be a path that I’d walk through, where I can reach you guys at the end of the road. I won’t stop walking as you guys won’t stop cheering me every day. Although it’s bit hard I know, seeing you guys daily. Well, I still miss you guys, anyway..

You know, sometimes I cry, I can’t hold my tears when I remember you guys.. When I see your picture, your video, or when I imagine what are you guys doing right now, are you guys playing with the fridge? Eating while watching cartoon network, have you studied today? What did they teach you today at school?.. So many question I won’t stop asking, you know.. I can only pray that you guys will be nice to mom and dad, you guys won’t forget to eat, to bath or to study or, that you’ll not fight just because of toys or food, cos’ it’s kind’a dumb right, boys? And then.. I pray.. I hope that you guys will still remember me always.. I can’t stop laughing when I remember last time, after about a year I left you guys, you were surprised even scared looking at me, like you don’t recognize me..haha.. Well, it’s me boys…

Anyway guys, be good, okay?

Listen to your mom and dad, they know the best right now. I’ll see you guys soon, okay? Let me finish this page of mine, and let’s go home, okay?

Bye for now.. I’ll see you, when I see you… Love you Guys so much!


Yours always,

Bro'


There is time, when I feel lost and weak..
Time when I have no one else..
Time when I have no where else to go..
I sit a while, breathing and sighing..
I close my eyes, loosing everything in my head..
Then I go back a few years ago, where I can see you..
back there, laughing with me, enjoying the life we cherish..
I wonder if we had enough time together that time..
I miss the story you told me..
I'm loosing the strength you've given to me,
I'm parting away from the energy you shared to me..
The tears I can't hold.. They tell me that you've gone forever to a better place I don't belong now.
And maybe someday, we can met again, in a better time, in a better form of us
In a better world you said we'll create someday..

Wherever you are, I miss you,
Please guide me... protect me...
somehow..

Winter sodara-sodara!

Kaget setengah mati, walaupun gak segitunya ketika wardi menjadikan "Winterzeit ab heute" (red: waktu winter,- lebih mundur 1 jam mulai hari ini) personal message di MSN. Winter tlah tiba, masa-masa hibernasi, malas keluar-malas olah raga, pilek gak jelas, tangan luka-luka rusak, mimisan tiap pagi, waktu beda 6 jam sama indo, mengakibatkan komunikasi dengan orang rumah lebih sempit karena pulang sekolah, di sana sudah jam 21.30. Gak mungkin lagi ada sms-sms karin, sommerzeit aja udah ngarep2 gwe, apalagi winter, yah.. sabar sang.

Terus terang, saya gak suka winter, well, kurang suka. Dinginnya menusuk-nusuk, dan aroma natal yang akan datang sebentar lagi benar-benar merangsang hormon homesick saya (sekarang sudah menjadi horomon). Kurang ajar. Benar-benar malas. Praktis saya menyambut winter dengan sedikit kurang semangat dan kekecewaan yang gak jelas. Meskipun yah, jalan-jalan di winter di antara manusia-manusia ber-euforia natal memang sangat menyehatkan jiwa. Tapi, meskipun demikian.. Winter, hmmm... saya lebih suka sommer lah...

Ehemm, masalahnya, november pertengahan, tepatnya 12.11.08 - 19.11.08, ujian pertama semester ini digelar! dan jatuh di musim winter! Dueeennnggggggzzz! Masyaoloh! belajarnya emang mesti rada streng dikit. Karena sindroma winteria itu adalah kemalasan, kelaparan dan hmm.. kemalasan. Semoga saya diberikan kesadaran yang lebih melewati 4 bulan sialan ini. Huff... dan kekuatan untuk melaluinya dengan full speed engine..

Oct 23, 2008

Fight!

a fight is a bit hard to define, but it's interesting to discuss.. Well anyway, Everybody fight, mostly, they fight for something good to posses, wether it's a thing or a think, doesn't matter anymore. When the fight starts, it's just about you and the man next to you (halah.. kayak perang). I had a fight, and i have no idea what possibly the matter. The person i fought to have also no idea bout it. Well, it's complicated yet irritating. Sometimes i think to myself, why can't i be more patient facing it? Why should I push strong to defeat my opponent? I just think that it's too low.. Well, now you're thinking! haha.. Anyway, sorry for the stupid things.. I just don't know how to apologize, i'm honest to say that i'm not well trained for that. Sorry then... It's just not good to fight then loose anyone or someone, or just hurt them right through the heart, Bulss-eye!hehe. Just, soorrryyy..

Oct 20, 2008

Selamat Pagi

Hmm.. hari ini cukup berbeda, setelah kejadian sore kemarin di mana saya melihat 2 ekor rusa betina berlarian di depan kamar saya (wow! mom! i live in the jungle!), saya yang rencananya berniat belajar sore kemarin malah menjelma menjadi makhluk paling tidak produktif sore itu, bermalasan di kasur sambil bengong. towew! dan.. malamnya... saya dengan bodohnya bangun dan langsung memasak air, melihat jendela sedikt berpikir kenapa masih saja gelap, dan dengan terkejutnya melihat jam baru menunjukkan pukul 1 pagi. tertidur lagi, 5 jam kemudian saya melakukan hal yang sama, kali ini, benar-benar saya lakukan, mandi, bikin sarapan (yang mana jarang sekali saya lakukan), sms karin dan mengetik blog ini. Ada satu kecemasan yang datang entah dari mana soal minggu ini, rasanya etos kerja saya sedang tidak kooperatif untuk diajak beraktifitas. Banyak hal yang akhirnya membuat saya setengah-setengah menjalani. Tapi, the show must go on rasanya jadi kata-kata yang membuat saya hanya bisa geleng-geleng kepala dan menggerutu, "yaudah deh.". Lagipula, sisi baik yang prosentase peluang terjadinya tidak jelas yang bisa saya camkan hari ini adalah, you'll never know what's inside the box. Siapa tahu sih, hari-hari ke depan aka menjadi one of the happiest days atau biasa saja atau worst.. Yah siapa yang tahu. Itulah bagian menariknya, karena tidak ada seorang pun yang tahu apa yang akan terjadi di hari ini.

Oct 19, 2008

Ass H**e days!

Ok, hari-hari rasanya makin aneh saja. Setiap hari, selalu ada minor problems yang bikin hari itu jadi kurang greget untuk dibilang sebuah hari yang oke, bahkan, kadang, saya berharap tidak mengalami hari itu. Hal kecil saja, seperti, internet mati di saat dibutuhkan urgent, hand phone tidak ada sinyal (untuk provider sekelas 02? shame on yu...!), jendela rusak di saat suhu hampir mencapai "dingin sekali" derajat selsius. dan lain sebagainya, rasanya mereka pas sekali melengkapi major problems seperti ngurus visa dan mendapatkan pejabat yang rese atau yang lebih menarik, di kelas, di mana, makin hari pelajaran makin sulit, ada satu materi tentang stockastik-probability yang tidak dimengerti satu pun, kecuali mereka yang sudah pernah sekolah di sini. Sialnya, mereka-mereka yang sudah pernah sekolah di sini bukan yang ringan tangan. Wah, sungguh, kadang saya bisa diam saja sepulang sekolah, duduk merenung, bingung mau berbuat apa meskipun waktu benar-benar sempit. Kadang secara tidak sadar, air mata saya menetes, meminta jawaban dari Tuhan, "sedang diuji apa saya?". God knows anyway..

Pernah suatu hari, saya absen untuk mengurus visa, dan itu memang diijinkan, aben untuk keperluan semacam itu. Karena absen itu, saya ketinggalan satu materi stockastik yang sudah saya singgung sebelumnya, refleks, saya datang ke si dosen dan meminta bahan dan skrip kemarin. Ada satu cerita sebelumnya tentang dosen yang kalau diterjemahkan namanya dalam bahasa Indonesia adalah "Taplak Meja"..hehe.. sori pak! Pernah suatu kali beliau menyuruh saya maju ke depan dan memberikan contoh teori de Morgan. Yang pertama, de Morgan tuh apa, yang kedua, konsep2 matematik dalam bahasa jerman masih belum nge blen dalam otak saya. Maklum ya pak, saya belasan tahun di sekolahkan di indonesia dan belajar matematik dalam bahasa indonesia. Ada mungkin 10 menitan saya di depan cengo. Akhirnya berhasil di pecahkan, namun, saya tidak percaya saya jadi pajangan di kelas selama 10 menitan. Padahal kalau dalam bahasa indonesia, mungkin saya sudah langsung ngerti apa yang harus saya lakukan. Entah karena hal itu beliau jadi sensi sama saya. Aneh juga kalau memang ya... Tapi, Percaya atau tidak, ketika saya meminta skrip itu dengan sopan, beliau berkata dengan cuek tanpa menatap saya, "anda kopi saja sendiri! anda usahakan sendiri". Padahal yang lain mendapatkan itu dengan cuma-cuma dan saya rasa, hak saya juga untuk mendapatkan itu. lalu, beliau meninggalkan saya untuk break selama 30 menit. Untuk sekitar 30 menit setelah itu, di rumah saya hanya bisa bengong tidak berdaya dan tidak percaya akan hal itu, "salah apa gwe?" dalam hati saya berpikir. memang pada akhirnya, beliau memanggil saya dan memberikan skrip2 tersebut, tapi, 30 menit sport jantung penuh kebingungan dan rasa tidak percaya itu sudah cukup menandai hari itu sebagai "ass h**e day" buat saya. huff..

Well, hari Sabtu Minggu seperti hari ini seperti surga rasanya. Santai, tidak ada hal yang mengganggu pikiran. Besok memang back to war! tapi.. hmm.. lets say.. just wait till tomorrow.. everybody need a break! Right?

Btw, happy monthlyversary Putri Karina. You're still the sweetest...XD

Oct 10, 2008

Internetku dan aku yang malang

Baru sekarang kerasa segimana stressnya kehilangan sesuatu. Sebuah analogi atau sebutlah kejadian yang akhirnya bisa dianalogikan.

Internet! beberapa hari yang lalu, penemuan ajaib manusia ini menghilang dari kehidupan saya. Hari-hari yang dilalui tanpa pernah internet absen dalam hidup saya di Jerman pun jadi terasa agak sedikit "kacau" wehehe.. Sialnya lagi. Saya sedang dalam keadaan urgent untuk melakukan sebuah transaksi via internet. dan memang sangat urgent sifatnya. Rasanya. naas sekali saat mengalaminya. Lucunya lagi, beberapa kali saya mencoba internet beberapa kawan di kamar lain yang mana berjalan baik-baik saja, bahkan komputer mereka "ber internet" saat dipasang di kamar saya. Rasanya, dosa apa saya sampai internet mati?

Hari-hari, saat ada internet, saya terkadang merasa bosan dan ahh.. internet begini-gini saja toh... Tanpa sadar saya sering melupakan bahwa kadang itulah satu-satunya hiburan saya di waktu senggang, ketika saya tidak punya satu hal pun untuk dijadikan victim dalam upaya pembunuhan waktu.

Sekarang benar-benar luar biasa terasa sakitnya kehilangan internet dan harus selalu khawatir setiap beliau menyala dengan baik, bahwa akan ada saatnya ia mati dan sulit bahkan tidak bisa di konek lagi.

Not much to tell actually, just tryin to cherish the moment of having it tonight. While thinking out loud, You'll never know what ypu've got, 'till you loose it...

Oct 6, 2008

Curhat online!

Hari-hari belakangan, setelah liburan yang sungguh menyenangkan di Indo, rasanya, saya merasa sendiri lagi. Gak ada lagi mama yang minta anterin senam, atau Giri yang ngebangunin tiap pagi, Igor yang minta main game atau Bapak yang sekedar ngajak ngobrol. Gak ada lagi temen-temen yang ngajak nongkrong, main ke rumah, gak ada lagi Karin yang selalu aja ada surprise, yang menyenangkan diajak ngobrol, yang memeluk, menghibur dan membuat hari-hari benar-benar terasa superb. gak ada lagi.. at least for now..

Sekarang, waktunya kembali ke realita, suka gak suka, mau gak mau.

Kembali lagi ke Jerman, membuat saya sedikit flash back mengintip kejadian setahun silam saat saya dan Eindy pertama kali sampai. Sepanjang perjalanan, yang dirasakan hanya kesedihan meninggalkan orang-orang tersayang, bercampur euforia, excitement menyongsong hidup baru (halah!). Air mata yang rasanya menggantung di balik mata, kapan pun siap diturunkan. Gak taggung-tanggung, 3 hari pertama, saya sudah kangen mama, dan menangis di telepon.

Tapi kemarin beda. Mama sempat bilang, "Kamu pergi taun kemarin, rasanya lebih berat buat kami. Sekarang kami lebih lega kamu sudah di sana. Dan mama yakin kamu pasti kan balik lagi?". Pernyataan sekaligus pertanyaan yang sebenarnya cukup diucapkan dengan kalimat, "Sang, balik lagi ya tahun depan..".hahaha... hope so, mum.. Lalu, Karin
juga bilang," Kok rasanya kayak kamu gak pergi jauh ya? Kayak cuma pergi kemana..; Aku memang sedih ditinggal lagi, tapi aku sudah bisa mengontrol..". Kesannya, memang sudah akan dan mungkin memang sudah jadi rutinitas perpisahan ini dan saya kembali dan hidup di Jerman. Gak dipungkiri, saya memang sedih meninggalkan mereka (lagi dan untuk kembali). Cuma, somehow.. kali ini, saya bisa lebih lapang dada untuk pergi, lebih bersemangat dan lebih yakin kalau memang ada orang yang benar-benar sayang dan bangga. Dan itu poin yang penting untuk saya pegang dalam menjalani hari-hari di sini.wew..hehe..

Well, masuk lagi, keadaan agak berbeda jauh dari semester lalu. Teman-teman sudah pada mencar di Kurs masing-masing. Saya disisakan bersama dua teman sekelas semester lalu yang kurang akrab dengan saya. Dan gak salah lagi, mereka berasal dari benua Amerika (Latin) yang notabene memang sangat eksklusif, mengelompok, dan tidak pernah dekat dengan saya, kecuali beberapa teman cowok yang memang dekat dengan saya sejak awal. As a summary: I'm alone again! Tapi, gak akan pernah saya lupakan kata-kata DR. Melchior semester lalu: "Aller Anfang ist schwer.." artinya, semua awal memang sulit. Tinggal bagaimana caranya meyakini kalimat itu dan mulai menghayatinya dan menjalankan hari demi hari di sini.

Übrigens, ujian tengah semester bulan depan, gak seperti di Indo yang kejar tayang, di sini semua sudah fix dan well prepared. Dosennya! Saya masih belum! wakaka.. Semoga pada waktunya saya siap, karena jujur aja, ujian meskipun hakekatnya memang pesertanya lulus (kecuali ujian2 yang pesertanya dikuota untuk mendapatkan tempat tertentu) tetap aja sulit. "Many people has suceed, but there's also some who's failed. Mending sekarang denger pahit-pahitnya dulu aja deh sang! Karena, lo pasti siap ngadepin itu pada waktunya..." Percaya atau gak, itu yang saya ucapkan dalam hati sebelum tidur. dan percaya ato gak, pertolongan Tuhan tuh ajaib dan somehow loh.. Huff...

Hal lain, Homesick? Yah.. gak mungkin gak ada. Tapi memang skalanya lebih kecil, frekuensi lebih sedikit dan kontrol sudah lebih ahli.hehehe.. meskipun masih saja sampai hari ini melakukan ritual-ritual bodoh mengobati homesick, seperti memandangi foto-foto orang rumah, memeluk baju karin sebelum tidur atau nangis sesenggukan sambil teriak mama!mama!.. yang terakhir gak..hehehe..well.. it's a painfull thing that makes me though! so let it happen and i'll enjoy it somehow.. wew..

Nah.
Tinggal sekali lagi.. menghadapi realita, mengingat ada "mereka" di belakang dan melakukan segalanya semaksimal mungkin. Sisanya, serahkan pada Tuhan. Beliau lebih tahu rute perjalanan hidup saya... So Help me God!

Sep 15, 2008

Evolusi seorang RISANG

Waktu berlalu sangat cepat. Tidak terasa, rasanya evolusi dalam hidup kita berjalan sangat mulus.. Perubahan demi perubahan, menggemuk, mengurus, meninggi namun tak mungkin memendek. Aneh tapi nyata, sulit dimengerti namun harus diterima. Rasanya, baru kemarin... Kadang frase itu terucap tiba-tiba, mereka mengiringi air mata kangen yang mengalir perlahan melalui pipi sebelum jatuh ke tanah dan terdokumentasikan dengan indah namun bisu oleh keabadian. Sambil lalu, rekaman statis masa lalu alias foto membawa kita berlalu di mesin waktu dalam imajinasi otak kita. Dan lalu, tak ingin aku berlalu dan beranjak dari saat itu. Selamanya, jika ku dapat, kulalui hari-hari itu, mengingat masa itu... Kadang aku ingin kembali ke masa itu, namun selamanya, itu akan tetap menjadi tempat yang sangat menarik saat sesaat dikunjungi saja... Sesaat menengok belakang, tersenyum.. lambaikan tangan selamat tinggal-selamat jalan.. sampai jumpa di kehidupan lainnya..
























Sep 14, 2008

Poin-poin Jus Stroberi Ratu Plaza

Absen lama, melepas kangen di rumah bikin lupa segalanya. Apalagi kalo udah sama adek, wah, memang lucu banget. Gak kerasa, waktu menipis.

Saya Cuma bisa bilang, sampe ketemu taun depan, hope so.. I'll try i guess..
Dan cuma bisa denger, we're gonna miss you a lot.

Berhari-haru hitung mundur kaya taun lalu cuma itu yang didenger..hahahaa..

Kalo becanda sama Giri, "mas pulang ke jerman ya?" dia bilang "ndak owehh..". wah lucu dan mengharukan...

Well, tapi memang, terlepas dari semua fun stuff di sini gwe mesti balik lagi, menjemput impian..cieehh..hahaha..

Yaudah..at least i have a full battery recharged for the whole year..=).

Buat mbak-mbak dan mas-mas yang mesen kuota di koper saya, ayo, apa lagi? keburu balik nih... jangan lupa ya... Miss you guys already... see you soon..

Aug 12, 2008

Sedikit update di tengah kesibukan

My mom ever said once, "sang.. ada satu momen dimana kamu harus memutuskan dan berkata-kata seperti, oke saya lakukan, saya bisa.. saya berkomitmen.. dan setelah itu, tanpa sadar.. masuklah kamu ke satu tingkat kedewasaan yang priceless..", sepertinya, saya mengerti hal itu saat ini. beberapa hari yang lalu,saya baru saja menyelesaikan "kontrak" kerja saya dengan Schlutters Gmbh, sebuah produsen bratwurst besar di Nürnberg. Lalu? Hmm.. mungkin tidak ada yang spesial, "secara ya".. rata-rata student di jerman melakukan kesibukan yang sama, bekerja maksud saya. Tapi, melawan jam biologis, melakukan pekerjaan yang membosankan, kadang lembur keterlaluan, melelahkan, melewatimalam hari mengisi waktu tidur dengan menyibukkan diri di pabrik. Hmm.. bukan suatu hal yang mudah saya lewati. Setiap hari selalu ada keluhan kecil dalam hati, "Hmmph.. udah kerja lagi aja.. baru aja bangun." dan setiap hari saya camkan dalam diri saya, "lakukan! sebisa mungkin.. kalo capek, gak kuat? terusin, paling-paling pingsan. Suatu hari semua akan berakhir, dan gwe pasti akan tersenyum pada saatnya.", seperti kata Third Days: "There's a light at the end of this tunnel....". Dan, berlalu juga hari-hari sibuk itu. Saat ini saya anggap saya telah melewati sesuatu yang baru dan kaya akan pengalaman untuk saya, sebuah pelajaran hidup di mana saya belajar sangat banyak. Saya akan menangis mengingat setiap jam bekerja demi kepingan receh (dalam euro, hehe), astaga... sulitnya mencari uang. Setiap pegal-pegal, nyeri, ngilu, luka, semua terbayar. luar biasa. Ajaib memang schritt für schritt selama di Jerman.

Hmm, dan besok malam, saya terbang menuju jakarta, refreshing, temu kangen, "recharge batere". Beberapa menit lalu, mama sms, adek gak bisa ikut jemput karena sedang sakit. Sedih juga, padahal Giri orang pertama yang ingin say lihat di airport. Na ja...

Kemarin, saya dan Sherine sempat hunting oleh-oleh di Opernhaus, di sebuah toko hobi-mainan, spesialis otomotif, kereta api cs. Saya ingat betul, dulu... Saya akan berharap punya mainan keren, sayang, namanya juga anak kecil, mimpinya banyak, jadi realisasi apapun, rasanya kurang aja terus. Trotz mainan saya waktu kecil bejibun, idealisme memiliki semua jenis action figure dan kawan-kawannya rasanya membuat semua itu tidak cukup. Mengingat itu, saya gak mikir lagi duit berapa, buat adek, okelah, mainan mahal sedikit. Dengan harapan besar, semoga, masa kecil adik-adikku akan jauh lebih bahagia daripada aku dulu, dik.

Dan lalu, malam ini, rasanya melelahkan, beres-beres kamar, berhubung kamar ada yang untermiete, bantuin mamang pindahan, dan disusul pindah rumah di jakarta, feewh... i think i'm talented at this..hehe.. Menyusul kehujanan kemarin malam, badan agak sedikit meriang, gak enak badan, tapi ingat rumah, rasa sakit suddenly terobati. Tidak tahu apa yang akan terjadi di Indonesia nanti, saya hanya akan mengalir mengikuti apapun perjalanannya nanti, semoga menyenangkan. Ade!

Jul 23, 2008

Quote of the day, maybe of the year, probably of the life

If a dream that I've been living everyday vanished, what should I still live for?

Perpisahan Dua Insan

(Sisa-sisa pecahan beling dari masa lalu...)

Malam menjelang tanpa bintang dan bulan..
Langit menggelap, pesona birunya telah berubah menjadi kelabu..
Air mulai menetes ke atas dua insan yang saling bertatapan..
Tik.. tik.. tik.. tik…….
Air mata di pipi gadis membias menjadi warna pelangi,
Tampaknya itulah yang terindah yang bisa dilihat saat itu..
Awan yang kemarin kutulisi namamu dengan begitu indahnya,
Kini bersembunyi di balik warna-warna sendu lagit yang mengiringi kepergian sang kekasih hati..
Angin tak bertiup.. Menghormati dua insan yang berpelukan memanjakan diri..
Hanya air mata yang dengan derasnya diturunkan langit, tak ada yang lain..
Dunia seakan tak bersisakan makhluk lain, hanya dua insan yang saling mencintai..
Tanah yang keras mencair menjadi lumpur, tak kuasa melihat perasaan yang begitu dalam dari dua insan yang berdiri di atasnya..
Udara yang dingin seakan tak begitu hebat lagi menembus dan menusuk tulang..
Dua insan terdiam tanpa kata-kata ditemani alam yang bersimpatik..
Bibir mereka yang kering di tengah hujan air mata, bergerak menggumamkan kata-kata satu sama lain,
seakan tak ada hari esok bagi mereka untuk berbisik lagi tentang cinta..

Tanganku dengan lembut membelai wajah terindah yang pernah kulihat di muka bumi..
Jemariku bersenandung dengan merdunya di atas wajah bidadariku..
Tubuhku bergetar dialiri hasrat untuk tak beranjak dari hadapannya..
Kekasih tersenyum meghela nafas dan menutup matanya..

Detik berlalu, pagi menjelang, kekasih meninggalkanku sendiri dalam ruang kehidupan..
Wajahnya tak bergeming ketika kubelai, Tubuhnya sedingin udara kemarin,
Matanya berhenti memandangku, dan air mata membeku di pipinya yang memerah..
Bibirnya membiru mengikuti warna auraku..
Jiwanya pergi bersama awan kelabu..
Ditelan mentari pagi yang terbit mendekapku..

Kekasih tersenyum kepadaku mengecup keningku dan pergi meninggalkanku untuk selamanya..
Dalam ketiadaan, kekasih beranjak pergi bersamaku yang berada di hatinya untuk selamanya..


menurut anda, apakah yang sebenarnya terjadi?

Jul 21, 2008

Jul 20, 2008

The Pray of the day

God, you know I'm such a bad prayer..
I'm such a lousy church-guy..
I'm a very uncreative worshiper..

But know this, God, I believe in you just as much as them..
The good prayers..
The very "diligent" Church guys..
And the super creative worshiper..

I trust you, that You'll be guiding me to the best place i'd love in the end..
You'll supply me with what i need not what i want..
You'll know what's the very best for me, I know..

But, God.. if i can pick one pray of the day..
Tomorrow, can i see, that i....
Can pass the test with a good grade?
But if i can't.
Please make me strong.. Stronger than ever.. stronger as i can..
And lead me to know, where You're gon'na bring me now..
or.. just bring me to wherever it is...
Egal, God..=)
And so, my prayer it is...

"God, give me the serenity to accept things I can't change..
The courage to change things i can..
And the wisdom to know the difference.."

Amin.

Jul 18, 2008

Teori Amateur tentang "Hidup dan Mati"

Dilema sebuah keberanian..
berani untuk kurasakan, takut untuk kuimani..
Segalanya berujung pada satu keputusan, beranikah aku melangkah?
Meski sendiri, meski sulit, meski jauh, meski aku tak tau apa selanjutnya...
Takut gelap, takut gagal, takut mengambil resiko, takut hantu, takut laaahh..

Dilema sebuah keyakinan...
Yakin untuk kukatakan, ragu untuk kupertahankan..
Iyakah? Tidak kah? Akankah?
bagaimana selanjutnya?
Bisakah aku? Akankah aku.....?
lalu?

Dilema sebuah kerelaan,
Rela ku kulakukan, enggan kuberikan..
Entah apapun motifnya, kuakui tak ada namanya kerelaan..
Sulit, menutupi sisi egois manusia yang superior dalam kesehariannya..
Lebih sering tidak alami, nyaris tak pernah terjadi dan kalaupun terjadi..
penuh tipu muslihat, sarat kebohongan..

Dilema sebuah ujian...
Gak ditulis salah, ditulis susah!
Berani nulis? belum jaminan...
Yakin bisa? belum jaminan..
Rela gak lulus? gak mungkin...
Jadi? Mending gak nulis atau nulis?
Kalau berani nulis.. Harus yakin bisa dan rela gak lulus..
nah, kalau udah ditulis?
Terpaksa.. Teori dilema ujian berlaku..

silakan baca dan hayati sendiri..
Niscaya, anda bisa tidur dan melupakannya..
Karena,
Nasi sudah menjadi nasi goreng, terlambat sudah,
Nantikan saja hari pengumuman hasil,
lalu bernafaslah lega, atau berhentilah bernafas..
Wie du willst...

Jul 17, 2008

sebuah pecahan beling dari masa lalu? Kutemukan hari ini di dalam jantungku

a.k.a: SAKIIITTTTT!!

Kalau harus dilupakan, lalu kenapa?
Bukankah kau akan melakukan hal yang sama terhadapku?

Masih ingatkah kau, rasa merindu dan dirindukan?
Katakan kini kau merinduku, maaf aku tidak ingat bagaimana rasanya.. aku sudah lupa caranya..
Ingatkah ketika aku mengucapkannya padamu?
Palingkan lagi wajahmu saat mendengarnya dariku, aku tak akan melupakan,
ternyata begitu caramu merinduku?

Maaf, sayang..
Aku kini tak merasa lagi..
Tak berpikir lagi,
kau telah hilang dari benakku, untuk selamanya..

Lupakanlah semua kata rindumu dan pergilah bersamanya..
Simpatiku tak bersamamu..

Dan, Kalau memang harus dilupakan, lalu kenapa?
Bukankah kau telah melakukan hal yang sama terhadapku?

Jul 16, 2008

Curhat Malam, ditemani jeruk nipis panas a'la cafetaria

Kira-kira tepat setaun yang lalu, saya mengalami patah hati yang luar biasa, bisa disebut, patah hati of the year mungkin.. Sampai sekarang rasanya masih tidak terlupakan, wahh! pokoknya ibarat luka disiram air garam, sakitnya masih kerasa perih sampai sekarang. Hari ini, entah mengapa saya merasa rangkaian kejadian-kejadian yang insidentil, tidak sengaja, dan sifatnya seperti tiba-tiba, membawa saya, atau lebih tepatnya mengajak saya sedikit napak tilas ke jalanan tempat saya mengalami patah hati of the year tahun lalu.

Dan, patah hati tidak pernah menjadi satu hal yang mudah dihadapi. Selalu, dengan setiap kecenderungan emosi masing-masing, penderitanya akan merasakan sakit yang luar biasa dan bekas yang bahkan
gak ilang-ilang. Kadang juga, saya merasa.. Ada baiknya, manfaat yang somehow lah, dari mengingat, mengenang masa-masa sakit karena patah hati itu. Setidaknya, lagu-lagu di ipod yang biasanya terdengar membosankan akan menjadi sedikit meaningful, dan sangat enak didengar, hahaha.. karena bagi saya, rasanya, saya punya lagu sendiri yang entah bagaimana caranya, merekam peristiwa-peristiwa dalam hidup saya. Contohnya, dalam kasus patah hati ini, saya punya soundtrack: Sway nya Bic Runga, The Hardest Day dan All About Loving You: top three on chart! dan setiap saya mendengar lagu tersebut, saya pasti akan memvisualisasikan sebuah atau beberapa kejadian yang bersangkutan. Dan saat seperti ini, saat saya mengenang suatu masa, laguyang bersangkutan akan membawa rekaman memori yang sangat jelas di kepala saya. Dan rasanya, somehow.. refleks lagu dan rekaman masa lalu ini sangat membantu saya melewati masa-masa seperti ini.

Sayangnya, ini masa-masa ujian! nah!

Gak pernah dalam sejarah saya, saya gak
nervous waktu ujian. Selalu, ujian sekecil apapun, saya gugup dan berpotensi black out waktu menulis. Beberapa hal yang saya anggap preventif adalah melakukan kebiasaan atau RITUAL SEBELUM UJIAN, misalnya: makan pisang, berawal dari waktu bocah, saat masih rajin ikut turnamen-turnamen tennis, saat itu, tennis adalah hal yang paling saya cintai rasanya, lebih dari apapun. Nah, Berkaitan dengan jadwal pertandingan yang mepet, dan suplai energi yang tetap harus full, ayah-ibu saya mengakalinya dengan mendopping saya dengan pisang, karena konon katanya, pisang mengandung karbohidrat yang sarat kalori. Benar atau tidak? tidak tau ya, yang pasti hal itu sudah menjadi sugesti saat ini. Tingkat keampuhan teknik ini dalam menghadapi ujian? Skala 1-10, yah, 7 sampai 8.=).

Lalu, mematikan
hand phone. Well, i'm not actually that kind of guy. Gak pernah rasanya seumur hidup saya bener-bener niat mematikan hand phone untuk alasan apapun, kalau itu terjadi, berarti memang ada sesuatu yang ingin saya capai atau hindari atau apalah. Prinsipnya, saya tidak pernah merasa terganggu dalam kondisi seserius apapun, entah kenapa, bahkan kadang, saya tidak pernah terusik apabila saat ujian ada gangguan berisik. Rasanya saya asyik saja dengan diri saya sendiri apapun yang terjadi di sekitar saya. Contoh konkret, saya penggemar film perang, dan saya akan menontonnya dalam kondisi apapun. banyak yang berkata, "gwe gak bisa makan setelah nonton saving private ryan: adegan Omaha beach.", dengan banyak adegan yang agak sedikit sadis dan "Eewhhh.." sekali. bagi saya, gak masalah, entah kenapa, selera makan saya tidak terganggu sedikit pun ketika menyaksikannya. Banyak yang merasa, masa-masa ujian, masa-masa isolasi, bagi saya, tidak selamanya begitu. sedikit menjauh dari sosialisasi, okey, tapi isolasi tidak pernah menjadi cara ampuh mempersiapkan ujian. I'm actually still open for a little distraction. Apalagi dari orang-orang yang saya cintai, keluarga misalnya. Gak ada tuh, jangan sms apapun selama persiapan ujian.. Saya gak pernah dapet essence nya.. Tapi... hmm.. entah mengapa, ujian kali ini jadi momen pertama saya benar-benar mematikan hand phone. Ask me why? i wish i knew... Episode mengenang patah hati kali ini rasanya memaksa saya sedikit lebih kreatif dengan persiapan ujian.

Nah, ngomong-ngomong ujian, 18 Juli, pk. 08:30 akan jadi momen yang beda dari hari biasa selama ini, saya sudah lama tidak mengalami situasi ujian dengan
euforia sebesar ini. terakhir? ujian nasional setahun silam rasanya.

Dan, hmm.. Satu semester di
vorkurs bagi saya, Masa refleksi luar biasa. masa pendalaman bahasa luar biasa, masa adaptasi luar biasa, masa pemantapan mental luar biasa.. Benar-benar.. masa yang luar biasa.. Saya ingat ketika saya tidak berhasil mencapai target kala aufnahmeprüfung masuk semester 1 WW dan menangis. Seorang kumpel, Sherine, menghibur dan membuat saya yakin saya akan menempuh jalan 3 semester studienkolleg, dan tidak mengambil tes di kota lain. Apalagi, konon kabarnya berdasarkan statistik, i don't know, SK Coburg disinyalir sebagai studienkolleg yang termasuk paling baik di jerman dan terkenal susah masuk susah keluar. Beberapa berkata, "gila kali si risang." beberapa berkomentar,"ada jalan lebih gampang kok malah milih yang susahan."Tapi masih ada yang mendukung dan berkata , "Sang, it'd be fun and good!", termasuk diri saya sendiri, dan segenap pasukan keluarga yang bersorak untuk saya..haha.

Kenapa tidak?? saya pikir.. Sudah sejak lama saya menginginkan hal ini, dan bila keinginan saya untuk dapat lulus dari studienkolleg Coburg harus seperti ini,
why not? Banyak jalan menuju Roma, saya hanya melewati yang sedikit licin dan berbatu-batu. dan Somehow, I took the chance, and i don't regret it. It worth every second i'm here. Dan uniknya, perkembangan saya secara teknis bahasa atau adaptasi budaya dan hal lain, benar-benar terasa dalam pandangan saya. Entah bagaimana hal ini bekerja. Tapi..it did... Saya bersyukur saya pernah mengalaminya dan semoga saya tidak akan pernah melupakannya.

Banyak yang berhasil, tapi ada pula yang gagal, begitulah cara "ujian" bekerja dalam hidup saya. Semoga ujian ini menjadi satu momen yang baik untuk sedikit menaikan mood ketika saya menerima hasilnya tanggal 21. Tapi, yang lebih penting.. Rasanya, saat ini, sepanjang mempersiapkan ujian, saya tidak peduli dengan perasaan yang sedang bergejolak dalam batin saya, yahh.. sedikit, tapi saya masih bisa mengatasinya. Lagipula, sudah waktunya bisa membagi perasaan dan rasio sesuai tempatnya tepat pada waktunya dibutuhkan. Dan ini juga ujian untukku. Banyak ujian, banyak hasil, evaluasi yang sangat berharga artinya, pendewasaan, progres, perkembangan ke level yang lebih tinggi. Wish me luck, i'll kick some ass.XD

Jul 14, 2008

Rasaku sore ini...

how come?
When everything become tougher than ever, we always say that today is..

the hardest day. (the Corrs)

"Never wanna wake up from this night
Never wanna leave this moment
Waiting for you only, only you
Never gonna forget every single thing you do
When loving you is my finest hour
Leaving you, the hardest day of my life
The hardest day of my life...

I never knew I'd ever feel this way, I feel for you..."

Jul 11, 2008

Asleep,
when the sun shines, so bright that i won't wake up and see the best summer day of the year, and kept sleeping as many wonderful things happened outside my bed room.


Then i woke up in a damn cold winter night, where no one's there enjoying the perfect sunshine, no orange-sunrise, no sunset like summer, nothing, but me, woke up in the wrong momentum..

so I slept again, hoping that the perfect summer day will wake me up..

But i always missed the day i should have wake up...
And wake up on the day i shouldn't have..
But why do i keep doing it, although i always miss it?
Or.. why do i keep missing it?

Jul 8, 2008

Paket Misterius: PART 2 (end)

"Krrriinnggg!". Waktu menunjukkan pk. 08:00, jam weker sudah berbunyi untuk kesekian kalinya setelah saya menggunakan modus "snooze" berulang-ulang kali berhubung malas bangun. Namun ketika melihat "pukul delapan", saya bergegas beranjak dari tempat tidur, lalu mandi kilat. Kemudian, seperti biasa, mengecek isi tas, ordner, heft, buku, alattulis, air minum, tissue, locker, dompet, handphone, dan...! eitss.. "memo DHL". nah, tiba-tiba saya teringat lagi setelah semalaman tidur dan tidak memikirkannya. Saya putuskan akan mengambilnya pk. 10:00, saat istirahat pertama, di Studentenwerk.

Waktu berlalu, Di kelas saya pun lupa lagi akan memo DHL itu, saya terlalu asyik menikmati vorlessung yang dibawakan bang DR. Melchior yang sangat berkharisma itu, selalu menarik, selalu meninggalkan kesan dan selalu bermanfaat, mungkin sejauh ini, dia termasuk salah satu dari mentor/ pengajar yang paling berkesan bagi saya seumur hidup-sejauh ini. Na gut.kira-kira pukul 10 kurang 5 menit, saya bergegas menuju ke Studentenwerk, sambil sarapan apel, efisiensi waktu gitu loh..haha.

Dan setibanya di sana...

"Selamat pagi..saya ingin mengambil paket", ujar saya. "Silakan dilihat, memo tinggalkan di atas meja", jawab ibu-ibu penjaga Studentenwerk. (Bahasa telah diterjemahkan dari Jerman ke Indonesia.). Lalu.. perlahan, saya membaca satu per satu kotak demi kotak yang menumpuk di sana, apakah ada paket yang ditujukan untuk saya. Dalam pikiran saya terprogram: DHL, Risang Seno Sidik, Indonesia, dan... Putri Karina (asumsi belaka). Dan ketika saya tidak sengaja melihat tulisan "Risa..." lalu sisanya tertutup bon bercap pos indonesia, saya langsung mengambilnya.. "Seeettt...". dan... "Ahaa!" Paket ini memang untuk saya, dari Indonesia.. tebakan pertama betul, pengirim: Putri Karina, Depok. tebakan kedua betul! Saya terdiam, sedikit tertawa licik agak heran dan senang, lalu bergegas keluar menuju kamar, dengan rasa penasaran yang besar dan badai otak di kepala saya.

Saya tidak dapat membuka paket itu segera, karena saya masih ada kelas sampai pukul 13:45. namun, segera, setelah kelas usai, saya bergegas pulang, dan sesampainya di rumah, saya membuka paket tersebut dan menemukan beberapa benda lucu yang saya rasa juga bermanfaat, salah satunya: botol minum 1Ltr, dengan tulisan "to drink or not to drink", dengan pesan, untuk minum lebih banyak air putih, berhubung saya sangat malas minum air putih dan pernah beberapa kali dehidrasi karenanya. Yeah, well.. teguran tegas yang sangat lembut. hehe.. Dan beberapa benda lainnya...

Hmm.. Terlepas dari excitement tentang isi paket itu, rasanya, saya sampai sekarang masih tidak percaya si pengirim mengirimkan paket itu, apalagi melihat "gerak geriknya yang tidak terlihat", sungguh total surprise! Cool.. dan, lalu, rasanya saya masih tidak percaya saya punya feeling bahwa dia akan mengirimkan saya sesuatu, sejak beberapa hari yang lalu.Na ja, Mungkin saja, shit happens.. atau memang ada sesuatu dibalik feeling tersebut, saya pun tidak punya clue.. Yah, saya memang sangat excited hari ini, meskipun perkara feeling itu masih meninggalkan kesan yang menarik, yah biarkan itu menjadi misteri lah, and for now, I'll just shut-up, and enjoy the package.huehuehue...

Special Thanks, to Putri Karina, thank you for the ecstasy.hehe..

Jul 7, 2008

Paket Misterius: PART 1

Entah kenapa, beberapa hari terakhir, saya sering mengecek kotak surat saya di wohnheim. Awalnya, isenk nunggu tagihan O2, wohoho.. lama-lama, saya seperti menunggu sesuatu yang dikirim untuk saya. Sempat lupa beberapa saat, hari ini pulang studkol saya lihat ada secarik kertas di dalam kotak pos merah saya. Apakah gerangan? apakah! Dan ternyata memo dari DHL. Asumsi saya, mas-mas DHL yang seharusnya mengantarkan paket sampai ke kamar saya, tidak dapat menemukan saya yang sedang berada di kelas ketika ia mengebel kamar saya. Jadi, beliau mengetuk beberapa tetangga (prosedur non formal yang lazim, saya juga sering mengalami "titipan dadakan") yang hari ini pastinya tidak ada, berhubung mereka tengah menempuh ujian. Oleh karena itu ia akhirnya memutuskan menghubungi SWO (sekretariat wohnheim) dan menitipkan paket tersebut di sana, sementara memo pemberitahuan letak paket saya, masuk ke kotak pos saya. Sayangnya, paket tidak bisa segera saya ambil berhubung SWO tutup pk. 12:00 sementara vorlessung saya berakhir pk. 12:00, dan saya sampai di depan kotak surat kira-kira pk. 12:30.

Begitu saya melihat memo itu, saya langsung berpikir," Wah! gwe pesen apa ya di ebay? gak ada.. Wah! siapa nih yang pake account ebay gwe?". Namun rasanya, saya sudah lama tidak "memanfaatkan" ebay, dan orang-orang lain pun pasti akan izin terlebih dahulu sebelum menggunakan account saya. Apa donk ya?

Dan akhirnya keruwetan pikiran yang singkat itu berhenti setelah saya berada di depan laptop. Saya langsung mengetik sms ke ibu saya menanyakan apakah beliau mengirim paket untuk saya. Dan beliau menjawab tidak. Sekejap saya langsung berpikir, hmm.. mungkinkah si gadis misterius yang gemar memberi kejutan itu mengirimkan saya sesuatu? berhubung mungkin sedang kangen dengan ybs, jadi agak sedikit subjektif point of view saya. Ahh.. tak mungkin lah, ah.. she's not the type you'll expect to send you something. Namun... hmm... Kenapa rasanya saya tetap bertahan pada pendapat bahwa paket itu berasal dari indonesia, dan pasti bukan ibu saya yang mengirimkan melainkan si gadis itu. Tapi apa pula yang dikirim?

Sejenak lupa soal ini, malam ini, melihat secraik kertas memo DHL di meja saya, saya jadi terangsang* untuk mendokumentasikan "perasaan" ini di blogger. Sangat menarik, misterius, menghibur namun juga sedikit mistis, halah! hehe.. Wah, Saya jadi tidak sabar membuka paket itu dan mengetahui siapa gerangan sang pengirim dan isi paket misterius tersebut. Bukan semata soal paketnya saja, melainkan, juga.. hmm..sebutlah, uji perasaan, apakah benar, feeling isenk saya hari ini,berkaitan dengan paket itu...

Hmm, menarik ini..

Sekarang saya seperti tengah bertaruh dengan diri saya sendiri. Jika benar semua yang saya asumsikan, wah luar biasa pengalaman "merasa" hari ini, hipotesa: ada kepuasan batin tersendiri bisa menebak hal itu, jika tidak, yahh, just shut up, and enjoy the packet, haha.. kalau bukan paket nyasar juga ya..hehe.lkita lihat lah besok..

* (btw, untuk sherine, tolong dibaca dulu sampai bawah, anda akan menemukan bagaimana konteks "terangsang", kaitannya dengan ulasan ini. hakhakhak..)



this excitement will be continued tomorrow...

Tips Ampuh Kejar Tayang Bahan Ujian, Bagai kerbau dicucuk hidungnya, diikat, dipaksa membajak sawah! Baaahh!


Just shut-up and do it!

in a very emergency times, in order to make everything on target,
and in spite of every question and doubt in mind, somehow, sometimes, we should do it.
Why...????
Jus
t shut up and do it!

Jul 5, 2008

Horoscope! It used to be sucks, but not today!

Believe it or not, i found a man, sitting next to me today, doing the same math things with me. And he was sitting there, arrogantly, starring at me and my work, and keep looking at it while i'm doing it, until... "Bang!" i made a mistake, at that time, he shouted and point his finger at my mistaken part and said," You have made a mistake!", just like he is always right, and then he started to show me the way it should be. But my God, it's just a mistake of calculation, it's not like i'm so stupid understanding the whole concept, cos' we're attending the same class, at the same time, esp. the time when the problem solving that i was doing today was explained. I used to be mad and angrily react suddenly after a person act so arrogant. to be more exact, this man, had gone several times to far with my nerve, and the problem is always something you don't have to shout about, show off or done in an arrogant way, well, but he totally did . Anyway, These weeks is a bit stress weeks cos' we're having exam soon, and it should have increase the emotion, i thought. but today, hmm, i don't know, i just feel like, "come on.. it's just math..". And i somehow thought that he need some space to be on his comfort-zone, so he can probably say, "Yeah! I'm the man!" and i don't mind, go ahead i said, and then i leave him for a lunch. And this afternoon, come this "used to be boring" horoscope stuff, but today, i think it's a bit interesting yet, remarkable:

Bottom Line:

If you encounter arrogance today, you'll find it amusing --

so laugh in their face.

In Detail:

When you encounter arrogance, you usually get angry. But today when you come across someone who thinks they invented the world, your first response probably won't be anger, it will be amusement. You have such a good sense of who you are right now that you are not threatened by anyone else. The only exception to this reaction might be in the presence of an insecure authority figure who's overcompensation. You can still find it amusing, but just don't show it!

What a coincidence! Hahaha! It is right.. today is the horoscope not sucks as usual. Or it is actually not sucks at all? Is it just me who never feel it? Na Egal!

Source: www.friendster.com

The teasing of a surprise


"Go ahead wait and see.. Cos' You'll never know what's inside the box..."


Always, have something in mind about one thing. Always plan on something to happen, well, at least hope that it’d happen in “our way”. And then, we’ll be so excited deep inside when it’s based on what had been planned. But, there’s sometimes that there’s someone who has the possibility, or to be more exact the ability to be surprisingly, unexpectedly surprising.

So, me and this kind of person….

We see the same thing, case together in a different time and place, and we our self, have our own expectation about the things, things or cases that have some connection with us somehow. Small things, big things, that we’ve been expected. For example, me and my girlfriend always talk on phone, chat sometimes, but it’s better to call, because we can hear each other, but on chat, we can only read words .Its not as good as calling. So, for example, a promise of a call on weekend. Simple, right?. Okay, then…

Sometimes I think that my imagination of the reality of this thing is the best that can be happened. Because, well, maybe it’s good, romantic, happy ending, or maybe something else better, in my measurement. E. g, well I will call her at the moment she woke up in the morning, so that she’d be feel so “awwhhh, you’re so romantic..” like that. But, the other person that I’m talking about, in this case is the girl that I’d like to call.. is always surprisingly make something, some plan, until it become reality out of my boundaries of thinking. And it is always much better, so much more and more as mine. Example: she’d tell that the phone is broken although it’s not, but then she asked me to chat on skype,. I’d feel so disappointed, because it’s possible that I’ve been waiting to call the whole week, but now we’ll be only reading words. Sucks! But at the moment I was online, she talked on her brand new “just bought” microphone so clearly, then we enjoy the free chat with our voices. I was of course surprised. It’s an innovation for God sake!haha..

Anyway, what a damn good surprise. I never see it coming. And she said nothing about it, I mean about the “microphone buying things”. Many people don’t have the patience to hold surprises in silence, so then the person they are going to surprise know the surprise earlier. But this kind of person? Hell no.. they can be silence the whole year just for this surprise to be perfect when it happen. Shit. It’s so cool that it happened to me not just once.. and you know, it’s teasing me, it’s flirting me, I think it’s sexy and it’s making me turn on, well psychologically..hehe..

Then, I think that my mind is so much lousier than the mind of this kind of person. Finally, I can’t set something the way I want, and this someone makes it so much differently, beautifully, so cool and I can’t believe what I’ve seen or heard..hee..

This kind of person is a kind of rare type of person, I’d like to chat with. I never guess the next word like I can do with some people, and it’ll make the conversation interesting and so alive. And maybe some other things with this kind of person will be nice to know, “What now?” I just want to say it all over and over again.

This is definitely the realization of this phrase, “You’ll never know what’s inside the box!” or… the perfect description of a thrill in “and behind door number onneeeee…….!” Or just a good flirt for your mind to dream more and more, and imagine more and more, and try to guess what happen next, and then, you’ll find that this life isn’t just a box inside our self, it’s more than that, and it has many probability from every thing. Then you’ll start to think that this life is getting interesting.

Jul 3, 2008

Dilema "Turun ke bawah" bagi para Coburgers

Tahukah anda? Coburg adalah sebuah kota kecil, yang kenampakan muka buminya menyerupai gunung-gunungan atau bukit lah.. Di mana, di atas bukit terletak FH Coburg dan Studienkolleg Coburg yang termasyhur,(ekhekhekh...) Studentenwohnheim (tempat tinggal saya), sebuah kneipe (bar) dan sebuah "warung" Doner. dan pusat kota terletak di dataran yang (jauh) lebih rendah.

Bagi penghuni Wohnheim seperti saya, setiap minggunya ada yang dinamakan "dilema turun ke bawah"! begini prinsipnya: tidak ada tempat belanja di atas, semua pusat perbelanjaan terletak di bawah, sementara saya butuh pasokan makanan yang cukup untuk seminggu minimal, oleh karena itu saya harus turun ke bawah untuk belanja. Di sisi lain, jalan menuju ke bawah jauh, yahh masih ga seberapa sih, naiknya itu loh! bawa belanjaan di ransel, dan harus naik lewat Adamistraße, tanjakan maut 45°, setelah naik, anda akan bersyukur kalau di kota anda ada U-bahn (Subway) atau Tram. dan itu saya lakukan kira-kira 2x seminggu. Biasanya saya mencicil belanja mingguan, sehingga rasanya tidak terlalu berat sekali naik.

Yang dibelanjakan? Hmm.. beda-beda ya, tergantung mau makan apa, intinya, ada bahan pokok, lauk, kalo lagi bisa ya beli buah dan kadang-kadang sayur, beberapa snack pengisi waktu "isenk" dan, hal-hal yang berkaitan dengan kebersihan, toiletris, dsb.
Misalnya, belanja saya minggu ini:

Milchreis (nasi) 2 kotak @ 500gr, spaghetti 2 kotak@ 2 porsi (ditargetkan untuk darurat saja) Daging cincang beku 500 gr (untuk saat mendesak), Susu kotak 1 ltr, Daging Gulasch 500 gr, Satu kotak Jamur Champignon 500 gr (favorit saya), Satu kotak telur isi 10 butir, 1 kaleng sarden siap makan, satu buah semangka (saya patungan dengan seorang teman) dan sabun cuci + pelembut pakaian.

Rasanya, singkat-padat-jelas, tersirat dari jenis belanjaan memang untuk bertahan hidup seminggu, karena percaya atau tidak, dalam seminggu, sebagian besar bahan pangan akan habis. Pasti! oleh sebab itu, hukumnya "rasanya" wajib untuk minimal sekali atau dua kali turun untuk belanja ke kota..

lalu, Dilema? Yup, bisa disebut begitu. Turun ke bawah berarti menghabiskan waktu dan tenaga, minimal satu jam, kalau hanya belanja-belanja singkat. Tapi, kadang, ada rasa ingin liat-liat di kota, menghibur diri, melepas penatnya situasi belajar dengan jalan-jalan. Dan itu menghabiskan waktu. Tenaga, ya tentu saja, seiring dengan masih dalam tahap pembangunan Ubahn di Coburg, hehe, ngga denk.. gak akan ada Ubahn di Coburg. Otomatis, kita harus berjalan kaki yang mana, pada kali pertama belanja dan jalan ke kota rasanya luar biasa melelahkan, apalagi yang dulu di Indo biasa naik mobil atau motor, rasakan!hahah.. ehemm.. jadi intinya.. Sulit memutuskan, apakah harus turun dan sedikit belanja, menyicil belanja mingguan sehingga belanja berikutnya tidak terlalu berat, sekaligus liat-liat kota, atau... mempertahankan diri dengan kulkas kosong di rumah demi efisiensi waktu dan tenaga.

Dan itulah asal muasal refleks respon penghuni wohnheim Coburg saat diajak," kebawah yuk!" jawabannya, "ahh males ahh! gwe turun besok!". Amati. ada yang mengajak, maksudnya, "gwe males banget turun sendiri, trus naik sendiri pula, rasanya beda kalo ada temen. Sementara yang lain menjawab demikian, seakan-akan turun ke bawah sudah dijadwal sebagai aktifitas melelahkan sehingga bisa ada kata "gwe turun besok!" atau kapan lah misalnya.. haha.. hal kecil yang sangat menarik dan rasanya sangat mewarnai kehidupan kami di sini.